Senin, 21 Oktober 2013

SYUKURI APA YANG ADA



Yang tinggal di gunung
merindukan pantai.
Yang tinggal di pantai
merindukan gunung.

Di musim kemarau merindukan musim hujan.
Di musim hujan merindukan
musim kemarau.

Yang berambut hitam
mengagumi yang pirang.
Yang berambut pirang
mengagumi yang hitam.

Diam di rumah merindukan
bepergian.
Setelah bepergian merindukan rumah.

Ketika masih jadi karyawan
ingin jadi Entrepreneur supaya punya time freedom.
Begitu jadi Entrepreneur ingin jadi karyawan, biar gak pusing.

Waktu tenang mencari
keramaian.
Waktu ramai mencari
ketenangan.

Saat masih bujangan, pengen punya suami ganteng/istri cantik.
Begitu sudah dapat suami
ganteng/istri cantik, pengen
yang biasa2 saja, bikin cemburu aja/ takut selingkuh..

Punya anak satu mendambakan banyak anak.
Punya banyak anak
mendambakan satu anak saja.

Kita tidak pernah bahagia
sebab segala sesuatu tampak indah hanya sebelum dimiliki.
Namun setelah dimiliki tak
indah lagi.

Kapankah kebahagiaan akan didapatkan kalau kita hanya selalu memikirkan apa yang belum ada, namun
mengabaikan apa yang sudah dimiliki tanpa rasa syukur ?

"Semoga kita jadi pribadi yang selalu bersyukur yang
senantiasa bersyukur dengan berkah yang sudah kita miliki".

"Bagaimana mungkin selembar daun yang kecil dapat menutupi bumi yang luas ini ? Jangankan bumi, menutupi telapak tangan saja sulit.
Namun bila daun kecil ini menempel di mata kita, maka tertutuplah bumi!"

Begitu juga bila hati ditutupi pikiran buruk sekecil apapun
maka kita akan melihat
keburukan di mana-mana. Bumi ini pun akan tampak
buruk.

Jangan menutup mata kita,
walaupun hanya dengan daun kecil.
Jangan menutupi hati kita, walaupun hanya dengan
sebuah pikiran buruk/negatif !
Bila hati kita tertutup,
tertutuplah semua.

Syukuri apa yang ada, karena hidup adalah anugerah bagi
jiwa - jiwa yang ikhlas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar